Kalospress –┬áSeperti namanya, minyak lemon adalah minyak esensial yang diekstrak dari lemon. Secara khusus, minyak esensial lemon dibuat dari kulit lemon menggunakan teknik pengepresan dingin. Seperti minyak esensial dari tumbuhan lain, minyak lemon juga menawarkan sejumlah manfaat kesehatan. Cari tahu apa manfaat dan manfaat minyak esensial lemon.

Berikut berbagai manfaat minyak lemon untuk kesehatan tubuh dan pikiran:

1. Tenangkan pikiran

Bukan rahasia lagi kalau aroma lemon bisa memberikan efek menenangkan. Begitu pula dengan minyak lemon. Minyak ini berpotensi merilekskan jiwa dan meredakan kecemasan. Faktanya, dalam sebuah penelitian yang diuji pada hewan, minyak lemon dilaporkan dapat mengurangi stres dibandingkan dengan minyak lavender dan mawar. Inilah mengapa minyak esensial lemon sangat populer untuk dicampur dalam diffuser.

2. Meredakan gejala morning sickness

Minyak lemon dapat membantu mengatasi mual dan muntah akibat mual di pagi hari. Minyak lemon dapat membantu mengobati mual di pagi hari. Morning sickness adalah mual dan muntah yang biasa dialami wanita saat hamil muda. Aromaterapi yang menggunakan minyak esensial lemon berpotensi mengurangi mual dan muntah, menurut sebuah studi tahun 2014.

3. Berpotensi meredakan nyeri

Minyak lemon terkadang digunakan dalam aromaterapi untuk menghilangkan rasa sakit. Efek antidepresan dan anti stres alami dari minyak esensial ini dipercaya dapat membantu memengaruhi cara tubuh menafsirkan rasa sakit. Penelitian yang ada tentang efek ini masih berlangsung, jadi penelitian pada manusia tentu diperlukan untuk memastikan khasiat minyak esensial lemon.

4. Berpotensi meredakan radang tenggorokan

Menghirup aroma minyak lemon bisa menjadi cara alami untuk meredakan sakit tenggorokan. Efek menenangkan dan aroma manis minyak ini bisa membuat pikiran rileks dan berpotensi melemaskan otot tenggorokan.

Baca juga: Harga dr laser

5. Berpotensi meredakan masuk angin

Minyak lemon dapat membantu meredakan gejala pilek. Menghirup aroma minyak lemon dapat mengurangi gejala flu Selain meredakan sakit tenggorokan, menghirup aroma minyak esensial lemon dipercaya dapat meredakan gejala masuk angin. Tidak ada studi klinis yang dapat membuktikan klaim ini. Namun, dengan efek menenangkan dan sifat antioksidannya, aromaterapi minyak lemon masih patut dicoba.

6. Memiliki sifat antijamur

Minyak lemon memiliki khasiat antijamur, sehingga berpotensi meredakan masalah jamur pada kulit. Menurut sebuah studi tahun 2017, minyak lemon efektif melawan beberapa infeksi jamur, termasuk kutu air jika dioleskan secara topikal.

Cara menggunakan minyak lemon dengan aman

Sama seperti menggunakan minyak esensial dari tanaman lain, Anda juga bisa mencampurkan 3-4 tetes minyak lemon ke dalam spreader dan menyebarkan aromanya ke ruangan Anda. Pastikan ruangan tempat distributor berada memiliki sirkulasi udara yang baik. Batasi juga sesi aromaterapi Anda dengan menggunakan dispenser selama maksimal 30 menit.

Jika Anda ingin mengoleskan minyak lemon ke kulit Anda, Anda harus mencampurkannya terlebih dahulu dengan minyak pelarut seperti minyak kelapa atau minyak almond. Perhatikan bahwa minyak esensial tidak boleh dioleskan langsung tanpa mengencerkannya. Sebelum mengaplikasikannya ke kulit Anda, lakukan uji tempel minyak lemon di lengan Anda untuk memastikan kulit Anda dapat menyerap minyak esensial ini. Jangan lupa untuk membasuh kulit dengan minyak lemon sebelum keluar.

Efek samping penggunaan minyak lemon

Minyak atsiri umumnya aman digunakan, baik untuk kebutuhan aromaterapi maupun untuk pemberian. Namun, saat dioleskan pada kulit, minyak ini dilaporkan dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari. Sebaiknya hindari paparan sinar matahari jika Anda baru saja mengoleskan minyak lemon atau mencuci kulit sebelum bepergian. Beberapa orang juga berisiko mengalami reaksi alergi terhadap minyak lemon. Di sinilah tes tempel minyak esensial berguna untuk memantau ada atau tidaknya reaksi kulit.