Kalospress – Pakaian merupakan kebutuhan primer atau dasar manusia. Tentunya yang namanya kebutuhan dasar harus dipenuhi dan direalisasikan. Beda dengan Antiquity dimana untuk memproduksi sebuah garment harus melalui proses yang panjang. Hari-hari ini, kita bisa mendapatkan pakaian yang layak dengan sangat mudah hanya dengan beberapa dolar. Bagi Anda yang merupakan penggemar pakaian, tentunya memiliki pakaian dengan kualitas terbaik adalah suatu keharusan. Ada banyak faktor yang membedakan sebuah kaos atau garmen baik itu dari segi bahan, jahitan ataupun merknya. Namun, tidak banyak orang yang lebih memilih menjahit sendiri daripada membelinya. Nah kali ini, kami ingin berbagi sedikit tentang bagaimana atau tips konveksi kemeja memilih bahan yang bagus untuk membuat baju sendiri.

5 tips memilih kain berkualitas

Lakukan hal berikut saat memilih kain di toko pakaian agar Anda tidak menyesal memilih opsi yang salah.

Tentukan jenis kainnya

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan jenis kain yang akan Anda beli. Hal ini penting dilakukan agar Anda tidak bingung saat berada di toko kain, karena jenis kainnya banyak sekali. Misalnya, jika ingin membuat kaos, Anda akan fokus pada pemilihan bahan kaos.

Terawang

Bagian selanjutnya adalah Anda harus melihat kain yang akan Anda beli. Dengan bermimpi, Anda dapat mengetahui utas mana yang tebal atau lembut. Anda juga bisa membersihkan serat dengan tangan. Jika kain terlihat berkilau, bisa jadi itu campuran poliester. Poliester ini memiliki kelemahan menjadi hangat saat dipakai. Saat bermimpi anda juga bisa mengetahui kepadatan kainnya, semakin ketat kainnya maka semakin baik kualitas kainnya.

Perhatikan warna kainnya

Hal terpenting kedua yang harus diperhatikan adalah warna kain. Warna kain yang cocok untuk membuat pakaian ketat dan tidak luntur. Jika ternyata warna kain mulai pudar, maka dapat disimpulkan bahwa pewarna yang digunakan berkualitas buruk. Anda sebenarnya dapat mengetahui kualitas warna yang baik setelah mencuci kain, tetapi untuk pengujian di toko Anda dapat menggosok kain dengan bagian lain. Jika terjadi perubahan warna pada kain, ada baiknya untuk memilih kain lain.

Fleksibilitas kain

Langkah selanjutnya adalah memperhatikan kelenturan kain. Kain berkualitas baik dicirikan oleh tekstur longgar dan menggantung dan berat. Kain berkualitas baik tidak mudah kusut saat ditekan. Tidak seperti kain berkualitas buruk, ketika Anda menekan permukaan kain, kainnya sangat mudah kusut. Hal ini menandakan bahwa kain kualitas jelek tidak memiliki serat yang bagus dan kain tidak kencang sehingga mudah dilipat.

Harga

Hal terakhir yang perlu diperhatikan adalah masalah harga. Tentunya Anda perlu mengetahui berapa harga pasaran untuk jenis kain yang Anda pilih. Jika Anda memilih kain berkualitas bagus, harganya juga akan lebih mahal. Jangan tertipu dengan membeli kain berkualitas buruk dengan harga tinggi.